PALANGKA RAYA – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya kembali merenggut korban jiwa. Kali ini nasib tragis itu menimpa seorang lansia bernama Jamah (53) warga Jalan Mangku Raya, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau. Korban ditemukan tewas setelah sebelumnya diketahui tercebur ke Sungai Sabangau pada Selasa (12/3/2024 sekitar pukul 13.30 WIB.
Informasi lapangan menyebutkan, sebelum dilaporkan hilang tenggelam korban diketahui sedang memungut sampah yang larut terbawa arus sungai. Kebetulan di lokasi kejadian sedang tergenang oleh luapan air sungai.
Petaka terjadi setelah korban diduga kuat terpeleset dan jatuh ke sungai. Korban juga diduga tidak dapat menyelamatkan diri lantaran diketahui menderita stroke yang mengakibatkan bagian kiri tubuhnya sulit digerakan.
“Ada warga yang melihat korban terjatuh ke sungai. Sesaat itu juga melakukan pencarian terhadap korban,” kata warga bernama Manto (45) yang ikut melakukan pencarian.
Tidak butuh waktu lama, sejumlah warga berbondong-bondong melakukan pencarian. Selain menggunakan beberapa perahu mesin, pencarian juga melibatkan penyelam tradisional, termasuk Manto.
Kurang dari 20 menit setelah dilaporkan hilang tenggelam, tubuh korban pun berhasil ditemukan. Namun nahas, korban ditemukan sudah dalam keadaan membeku, alias tak bernyawa.
“Tubuh korban ditemukan di dalam air dengan kedalaman sekitar empat meter. Tepatnya sekitar 15 menit setelah dilaporkan tenggelam,” ujar Manto.
Dari lokasi kejadian, tubuh korban yang saat itu mengenakan daster berwarna ungu dievakuasi warga menuju rumah duka. Bahkan kabarnya jasad korban dibawa ke Amuntai, Kalimantan Selatan untuk dimakamkan. (*)
![]()








































