PALANGKA RAYA – Subsidi beras melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) terus dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya. Salah satunya gerakan pangan murah HKBN Idul Fitri yang dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, Senin (1/4/2024). Gerakan pangan murah tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Apalagi pemerintah menyediakan beras SPHP sebanyak sembilan ton.
“Gerakan pangan murah berjalan dengan animo dari masyarakat yang luar biasa,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu usai membuka langsung kegiatan tersebut.
Hera mengatakan, berkat dukungan dari seluruh stakeholder pihaknya dapat menekan harga beras di Palangka Raya yang sempat mengalami kenaikan pada beberapa pekan lalu. Namun kenaikan harga itu dianggap wajar karena memasuki Bulan Suci Ramadan dan jelang Idul Fitri. Meski terbilang wajar, namun pemerintah kota tetap gencar melaksanakan program untuk dapat menstabilkam harga kebutuhan pokok terutama beras.
“Harga-harga kebutuhan pokok di Palangka Raya sejauh ini relatif stabil dan terkendalai berkat dukungan dari seluruh stakeholdder terkait,” ucapnya.
Hera mengungkapkan, selain beras kenaikan harga pada beberapa komoditas lain seperti daging ayam dan telor yang juga berhasil ditekan melalui sembilan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah kota. Antara lain berkaitan dengan operasi pasar yang sejauh ini telah tersalurkan lebih dari 5.000 paket.
“Selain itu kami telah melaksanakan subsidi ongkos angkut untuk beras yang kita salurkan kurang lebih 160 ton,” ujarnya.
Hera menekankan, kenaikan harga yang sempat terjadi masih dalam batas kewajaran. Dimana banyak terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terkait melaksanakan ibudah puasa namun dipastikan stok tetap terjaga.
“Yang jelas kita ingin menjaga stok dan sudah kita lakukan rutin melalui pengawasan dan pemantaun. Mudah-mudahan setelah lebaran, semua harga dapat kita stabilkan kembali,” tandasnya. (*)
![]()









































