BUNTOK – Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha menyambut antusias atas diluncurkannya Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia berharap hal itu dapat memperkuat integritas dan pelayanan publik yang lebih optimal di Kabupaten Barsel.
“Beberapa tahun lalu Barsel banyak tersandung kasus Korupsi. Semoga kedepannya tidak ada lagi pejabat Kita yang tersandung kasus Korupsi,” Kata wakil bupati.
Khristianto menjelaskan, saat mengikuti zoom meeting bersama Kemendagri, telah diberi arahan oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Kemendagri, agar sesering mungkin untuk mencegah korupsi, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“karena saya liat persentasenya lebih banyak korupsi terjadi ditingkat daerah. Sedini mungkin harus kita cegah. Para pejabat kita harus memiliki integritas yang baik,” harap Khristianto.
Menurutnya IPKD dirancang sebagai alat ukur komprehensif untuk menilai bagaimana pemerintah daerah mengelola keuangan publik. Mulai dari perencanaan anggaran, pelaksanaan, pelaporan, hingga pengawasan dan akuntabilitasnya.
“Indeks ini akan menjadi pemicu dan tolok ukur kinerja keuangan daerah. Harapannya, pemerintah daerah lebih termotivasi untuk mengelola keuangan secara bijak, transparan, dan fokus pada hasil,” ujarnya.
Indeks ini mencakup sejumlah dimensi penilaian. Antara lain kualitas perencanaan dan penganggaran, efektivitas pendapatan serta belanja daerah. Selain itu transparansi laporan keuangan, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan. (ran)
![]()









































