PALANGKA RAYA – Inspektur Daerah Kalteng melaksanakan Exit Meeting bersama tim evaluasi dan monitoring dari BPKP Kalteng, Jumat ((14/3/2025). Forum itu dalam rangka memastikan bahwa pengadaan barang, jasa dan belanja pemerintah dilakukan secara efektif, efisien, transparan serta akuntabel.
Inspektur Daerah Kalteng Saring menyambut baik hasil evaluasi dan monitoring yang telah disampaikan tim BPKP. Dia menyampaikan evaluasi dan monitoring ini merupakan bagian penting dari pengawasan dan pengendalian keuangan negara.
“Bagi perangkat daerah yang menjadi obyek evaluasi dan monitoring untuk secara aktif memantau pelaksanaan setiap rencana aksi perbaikan demi mencapai hasil optimal,” kata Saring.
Sementara itu Auditor Ahli Madya Cucu Supangkat yang mewakili tim BPKP menyampaikan ringkasan pelaksanaan evaluasi tata kelola Pengadaan Barang Jasa (PBJ) dan monitoring disiplin belanja triwulan I tahun 2025.
“Hasil pelaksanaan evaluasi dan monitoring sudah berjalan Baik, akan tetapi ada beberapa hal yang memang harus dilakukan perbaikan,” ungkap Cucu.
Cucu menyebutkan, perbaikan itu seperti pengisian progres realisasi PBJ pada aplikasi SPSE, dan menyelesaikan proses penginputan pengadaan barang/jasa pada aplikasi Katalog Elektronik yang belum dilakukan sampai dengan selesai.
“Selain itu beberapa kondisi rencana penarikan dana belum mencerminkan kebutuhan. Lalu, RPD yang telah disusun berdasarkan pengajuan dari masing-masing OPD belum cukup andal untuk digunakan sebagai alat bantu memprediksi kebutuhan belanja yang sebenarnya,” terangnya. (ran)
![]()









































