PALANGKA RAYA – Tambak udang vaname shrimp estate di Desa Sei Raja Kabupaten Sukamara merupakan salah satu program yang dipacu untuk dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyerap tenaga kerja lokal.
“Program ini juga yang sejalan dengan visi misi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang tertuang dalam Huma Betang di periode 2025-2030,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng Darliansjah.
Darliansjah mengungkapkan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng, termasuk masyarakat pesisir dan nelayan merupakan komitmen gubernur.
“Program shrimp estate ini terus memberikan hasil produksi yang semakin meningkat dan berkontribusi dalam peningkatan PAD yang tentunya mendukung salah satu misi prioritas pembangunan,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Darliansjah, program shrimp estate juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui optimalisasi PAD dan pemanfaatan sumber daya alam lokal.
“Panen parsial kedua dilakukan di Klaster C sebanyak 18 kolam pada kolam C1 sampai kolam C18 dengan hasil panen sebanyak 7,2 ton,” ungkapnya.
Menurutnya, panen parsial kali ini dilakukan dalam rangka mengurangi kepadatan Klaster C rata-rata sebanyak 400 kg per kolam, dan dilakukan pada umur udang DOC 97 hari di klaster C dengan ukuran 38-44.
“Hasil panen parsial kedua ini dibeli oleh PT Wirontono Baru yang berada di Ancol, Jakarta Utara sebanyak 4,8 ton dan PD Jaya Sakti Kumai, Kotawaringin Barat sebanyak 2,4 ton dengan pengiriman menggunakan truk termoking,” terang Darliansjah. (ran)
![]()









































