PALANGKA RAYA – Puncak arus mudik di Bandara Tjilik Riwut diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 dengan lonjakan penumpang sekitar 3 ribu orang. Sementara puncak arus balik, diprediksi pada7 April 2025 dan kisaran jumlah penumpang yang sama.
Cukup tingginya animo masyarakat menggunakan jasa penerbangan untuk mudik lebaran, pemerintah melalui pihak bandara mendirikan posko terpadu angkutan udara lebaran selama 22 hari sejak Jumat (21/3/2025).
“Petugas harus selalu siap melaksanakan tugas dengan baik dan siaga,” kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran ketika meninjau posko terpadu angkutan udara lebaran di Bandara Tjilik Riwut
Untuk memastikan kelancaran arus mudik hingga arus balik nanti, maka dibutuhkan kolaborasi pemerintah provinsi (dan pemangku kepentingan lainnya. Sehingga masyarakat terlayani dengan baik, memberikan rasa aman dan nyaman ketika melakukan perjalanan.
“Menyiapkan sarana prasarana penunjang lainnya, dari personel untuk pelayanan penumpang hingga yang lainnya, untuk menunjang arus mudik maupun arus balik nantinya,” ucap gubernur.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy yang turut hadir mendampingi gubernur menyampaikan, dengan adanya posko-posko dan petugas yang berjaga, diharapkan dapat memperlancar arus mudik. Selain iitu memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang bepergian.
“Petugas kami akan siap sedia untuk memberikan bantuan kepada masyarakat agar perjalanan mudik dan arus balik Lebaran berjalan lancar,” pungkasnya. (ran)
![]()









































