PALANGKA RAYA – Unit Layanan Disabilitas (ULD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melengkapi perpustakaannya, dengan koleksi buku huruf braille khusus untuk anak tunanetra. Fasilitas khusus ini, menjadi komitmen ULD menciptakan, wadah pembelajaran inklusif bagi semua anak berkebutuhan khusus (ABK) di Bumi Tambun Bungai.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Roslita menegaskan, dedikasi lembaga dalam memberikan layanan setara untuk anak disabilitas.
“Kami ingin ULD menjadi rumah bagi semua anak disabilitas di Kalteng. Dimana mereka mendapatkan pendampingan yang layak dan setara dengan anak-anak lainnya,” Ujarnya di tempat bermain ULD, Rabu (10/9/2025).
ULD merancang fasilitas pembelajaran yang representatif dan ramah untuk semua jenis disabilitas. Sarana bermain indoor dan outdoor tersedia lengkap untuk menunjang tumbuh kembang anak, sementara ruang perpustakaan dilengkapi beragam buku bacaan sesuai kebutuhan khusus masing-masing anak disabilitas.
Lembaga ini tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga memperhatikan kebutuhan belajar anak disabilitas secara menyeluruh. Layanan komprehensif yang disiapkan meliputi pendidikan, pendampingan tumbuh kembang, layanan kesehatan, hingga program-program pendukung lainnya untuk mengoptimalkan potensi setiap anak.
“ULD membuka peluang kerja sama dengan berbagai stakeholder untuk memperluas jangkauan layanan. Sinergi dengan pihak terkait, dinilai krusial menciptakan pemerataan pendidikan berkualitas bagi anak berkebutuhan khusus di seluruh Kalteng,” Ucap Roslita
Komitmen konsisten ULD Kalteng ini menegaskan tekad mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkeadilan. Langkah progresif ini sejalan dengan semangat.
“Pendidikan Bermutu menjamin hak belajar setiap anak tanpa terkecuali di Bumi Tambun Bungai.” pungkasnya. (mit)
![]()









































