PALANGKA RAYA – Bertepatan dengan pelaksanaan Grand Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara resmi memperkenalkan program inovatif bernama Kelas Digital Huma Betang. Program ini menjadi yang pertama di Indonesia dan ditujukan untuk memperkuat kualitas pendidikan di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghilangkan kesenjangan mutu pendidikan antara sekolah-sekolah di kawasan perkotaan dan pedalaman.
“Bapak Gubernur sangat menekankan bahwa tidak boleh ada perbedaan dalam hal kualitas pendidikan antara wilayah kota dan daerah pelosok. Melalui program Kelas Digital Huma Betang ini, distribusi teknologi pendidikan akan lebih merata,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi modern seperti papan tulis interaktif, panel tenaga surya, hingga konektivitas internet berbasis satelit Starlink, merupakan upaya nyata untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan di seluruh pelosok provinsi.
“Kami berkomitmen agar seluruh anak-anak di Kalimantan Tengah bisa menikmati hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan berkualitas, tanpa ada yang tertinggal,” tegas Agustiar. (mit)
![]()









































