KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah. Bantuan ini dilepas secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy, di halaman kantor BPBD Kapuas.
Banjir yang terjadi sejak 26 Januari 2025 ini telah merendam 22 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kapuas Tengah, Pasak Talawang, dan Dadahup. Berdasarkan data BPBD, sebanyak 6.629 kepala keluarga (KK) atau sekitar 16.672 jiwa terdampak banjir.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemkab Kapuas untuk membantu masyarakat yang kesulitan akibat bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” ujar Sekda Septedy dalam sambutannya.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula, susu kental manis, kopi, teh, ikan kaleng, kecap, dan biskuit. Seluruh bantuan didistribusikan menggunakan truk ke lokasi-lokasi terdampak.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Ahmad M. Saribi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mendirikan Posko Tanggap Darurat sejak 3 Februari 2025 untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
“Bantuan ini akan langsung dikirimkan ke titik-titik terdampak, dan kami pastikan distribusinya merata kepada warga yang membutuhkan,” tegas Saribi.
Turut hadir dalam kegiatan pelepasan bantuan tersebut Wakapolres Kapuas Kompol Ronny M. Nababan, perwakilan Dandim 1011/KLK Mayor Inf Prasenta Imanuel Bangun, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Pemkab Kapuas terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan, terutama di wilayah rawan banjir yang masih berpotensi tergenang. (ran)
![]()









































