KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Pekan Panutan Pajak Daerah, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
“Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh ASN untuk memberikan teladan sebagai wajib pajak yang taat sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembayaran pajak,” kata Wakil Bupati Kapuas Dodo.
Dodo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pekan Panutan Pajak Daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan.
Ia menegaskan bahwa pajak merupakan urat nadi pembangunan daerah. Setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Kendaraan Bermotor maupun jenis pajak daerah lainnya, akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi.
“Pemerintah daerah tidak akan mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan tanpa dukungan penuh dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, saya mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas agar menjadi garda terdepan dan pelopor dalam ketaatan membayar pajak,” tegasnya.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan bagi keluarga, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas dengan membayar pajak tepat waktu. Menurutnya, budaya taat pajak harus dimulai dari diri sendiri, lingkungan pemerintahan, kemudian ditularkan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Mari kita jadikan Pekan Panutan Pajak Daerah ini sebagai momentum perubahan. Apabila seluruh wajib pajak patuh, maka kemandirian fiskal Kabupaten Kapuas akan semakin kuat, sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujar Dodo.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, Yaya, menyampaikan bahwa pajak daerah merupakan salah satu mesin penggerak otonomi daerah sekaligus menjadi denyut nadi pembangunan di Kabupaten Kapuas.
Menurutnya, berbagai hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas kesehatan hingga kemajuan sektor pendidikan, tidak lepas dari kontribusi para wajib pajak yang taat memenuhi kewajibannya. (dik)
![]()








































