KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Tim Kompetensi Talenta Kabupaten Kapuas melaksanakan Seleksi Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, beertempat di Aula BKPSDM Kapuas, Senin (20/7).
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai yang juga sebagai Ketua Tim Komite Talenta melalui Daring Zoom Meeting.
Dalam laporan Sekretaris Daerah yang dibacakan oleh Kepala BKPSDM Kapuas Hj Mahrita menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu tahapan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kabupaten kapuas yang bertujuan untuk memperoleh pemetaan kompetensi teknis para kandidat suksesi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama pada jabatan target Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan Dan Olahraga Kabupaten Kapuas Dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Kapuas.
“Mengukur kemampuan analitis, konseptual, komunikasi, dan kepemimpinan peserta melalui penulisan makalah, presentasi, dan wawancara serta menyediakan data objektif sebagai bahan pertimbangan komite talenta dalam menetapkan kandidat suksesi pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta mendukung penerapan sistem merit yang objektif, transparan, kompetitif, dan akuntabel,” ungkapnya.
Adapun peserta kegiatan ini adalah Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah memenuhi persyaratan sebagai kandidat suksesi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama berdasarkan hasil manajemen talenta pada BOX 7,8,9 dan keputusan komite talenta.
“Kandidat suksesi yang akan di lakukan seleksi kompetensi teknis pada hari ini sebanyak 9 orang pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, terdiri dari BOX Talent 9 berjumlah 6 orang BOX Talent 8 berjumlah 2 orang dan BOX Talent 7 berjumlah 1 orang,” jelas Kaban KPSDM.
Ditempat terpisah melalui Zoom Meeting, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kabupaten kapuas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan organisasi, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap jabatan strategis diisi oleh Aparatur Sipil Negara yang memiliki kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta visi yang sejalan dengan arah pembangunan daerah. (dik)
![]()










































