KUALA KAPUAS – Puncak kemeriahan Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung (FBTMPT) Tahun 2025 resmi ditutup oleh Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, S.P, dalam sebuah seremoni yang digelar pada Minggu malam (27/4/2025) di Area Stadion Panunjung Tarung, Kapuas. Festival ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Hari Jadi ke-219 Kota Kuala Kapuas.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Semoga prestasi ini menjadi pemacu semangat untuk terus berkembang dan tidak cepat puas. Para juara nantinya akan mewakili Kapuas dalam ajang tingkat provinsi,” ungkap Wiyatno.
Festival yang berlangsung selama beberapa hari ini menghadirkan berbagai lomba tradisional dan seni tari, yang diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan usia. Tak hanya sekadar kompetisi, FBTMPT juga menjadi ajang pelestarian budaya Dayak sekaligus ruang kreativitas generasi muda.
Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang hiburan atau kompetisi, tetapi juga sarana melestarikan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Kapuas.
“Ini adalah panggung budaya kita sendiri. Kita harus bangga dan menjadikannya bagian dari pembangunan karakter daerah,” tambahnya.
Acara penutupan berlangsung meriah dan disaksikan oleh berbagai unsur pimpinan daerah. Hadir dalam kesempatan itu, antara lain: Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy, Ketua TP PKK Kapuas Ny. Hj. Saniah Wiyatno, Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Unsur Forkopimda Kapuas, Kepala Perangkat Daerah lainnya.
Kemeriahan acara malam puncak juga ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba oleh Bupati Kapuas.
Dengan suksesnya gelaran ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung dapat menjadi agenda tahunan yang semakin memperkokoh identitas budaya daerah serta meningkatkan daya tarik wisata lokal. (ran)
![]()









































