Kuala Kapuas – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas mendorong agar produk kerajinan lokal terus dikembangkan sehingga mampu bersaing dan menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga hingga pasar internasional.
Menurut anggota DPRD, para pelaku usaha dan pengrajin daerah memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi. Kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta ketersediaan bahan baku lokal dinilai dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan produk yang memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri.
“Produk kerajinan lokal harus terus didorong agar memiliki nilai tambah. Kita tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk dari luar, tetapi juga harus mampu memperkenalkan hasil karya daerah ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menilai, peningkatan kualitas produk menjadi salah satu hal penting agar kerajinan lokal mampu bersaing. Selain kualitas, para pengrajin juga perlu mendapat pendampingan dalam hal desain, inovasi, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, perkembangan perdagangan digital membuka peluang yang cukup besar bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya tanpa harus memiliki toko atau jaringan pemasaran secara langsung di berbagai daerah.
“Sekarang pemasaran sudah semakin terbuka. Dengan pemanfaatan teknologi dan promosi digital yang tepat, produk dari daerah pun memiliki kesempatan untuk dikenal oleh konsumen di berbagai wilayah, bahkan di luar negeri,” katanya.
DPRD pun mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat program pembinaan bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan, promosi dalam berbagai kegiatan pameran, fasilitasi perizinan, hingga membuka akses kerja sama dengan pelaku usaha dan pasar yang lebih besar.
Selain itu, penting pula membangun identitas atau ciri khas pada setiap produk agar memiliki daya pembeda di tengah persaingan. Produk yang mengangkat unsur budaya dan kearifan lokal dinilai memiliki peluang tersendiri karena menawarkan keunikan yang tidak dimiliki produk dari daerah lain.
“Kalau produk kita memiliki kualitas, ciri khas dan didukung pemasaran yang baik, saya yakin peluang untuk masuk ke pasar nasional bahkan global akan semakin terbuka,” tegasnya.
Ia berharap para pengrajin lokal terus berinovasi dan tidak berhenti mengembangkan usahanya. Sementara itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar produk-produk unggulan daerah dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dengan dukungan bersama, sektor kerajinan lokal diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah. (dik)
![]()










































